DISPERINDAGKOP & UMKM

UPTD BPSMB - PROV. KALTIM

Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang

Melbourne, 9 Februari 2019 – Kementerian Perdagangan terus berkomitmen mengembangkan potensi pasar kopi ke Australia. Salah satunya dengan berpartisipasi dalam pameran industri kopi terbesar di Australia, Melbourne Internasional Coffee Exhibition (MICE) 2019 yang digelar pada 7—9 Februari 2019 di Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC), Melbourne, Australia. Partisipasi Indonesia terwujud atas kerja sama Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sydney dengan Atase Perdagangan Canberra dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne. “ITPC Sydney rutin mengikuti kegiatan ini karena kopi masih merupakan salah satu produk unggulan Indonesia yang mempunyai potensi pasar yang cukup besar di Australia,” ungkap Kepala ITPC Sydney, Ayu Siti Maryam. Pada keikutsertaan kali ini, Paviliun Indonesia menampilkan tiga perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha kopi Indonesia, yaitu PT Gayo Bedetak, Q Coffee, dan Opal Coffee. PT Gayo Bedetak menampilkan green beans dari beberapa wilayah di Sumatra. Sedangkan Q Coffee dan Opal Coffee, yang merupakan perusahaan Australia yang dimiliki oleh diaspora Indonesia, mengimpor biji kopi Indonesia, di antaranya dari Sumatra, Jawa, Bali, Flores, Sulawesi, dan Papua ke Australia. Total transaksi potensial selama tiga hari dari tiga perusahaan Indonesia yang ikut serta pada MICE 2019 sebesar USD 341.400. Masing-masing adalah Opal Coffee dengan transaksi potensial sebesar USD 185.000, Q Coffee sebesar USD 150.000, dan PT Gayo Bedetak sebesar USD 6.400. Selain mempromosikan produk kopi dari berbagai wilayah di Indonesia, juga diadakan kegiatan mencicipi kopi untuk memberikan kesempatan kepada para pengunjung merasakan langsung cita rasa kopi Indonesia. Pada hari pertama pameran, Konsul Jenderal RI Melbourne, Spica Alphanya Tutuhatunewa beserta tim ekonomi KJRI Melbourne resmi membuka Paviliun Indonesia. Konsul Jenderal RI bersama Kepala ITPC Sydney selanjutnya mengelilingi berbagai stan untuk melihat berbagai produk industri kopi yang dipamerkan. Selama pameran berlangsung, Paviliun Indonesia dikunjungi oleh buyer potensial dari Italia, Australia, Jepang, dan China. Pameran ini diikuti sekitar 120 perusahaan, dengan jumlah pengunjung sekitar 12.000 orang.

“Ke depannya, ITPC Sydney bersama Atase Perdagangan RI di Canberra dan KJRI Melbourne sepakat akan meningkatkan promosi kopi, termasuk dalam memperbesar keikutsertaan Indonesia pada MICE 2020. Salah satunya dengan menggunakan skema kerja sama sister province/state antara Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan negara bagian Victoria, New South Wales, dan South Australia,” jelas Ayu. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, ekspor kopi Indonesia ke Australia pada bulan Januari—September 2018 tercatat sebesar USD 8,32 juta.

 

Sumber: Indonesia Trade Promotion Center Sydney, Australia Disunting oleh Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan

 

Peta Kantor


Melihat UPTD BPSMD di Google Maps

Kontak

Jalan Letjen M.T. Haryono No. 45 Samarinda, Kode Pos 75126

Nomor Telepon : 0541 - 733731
Nomor Fax : 0541 - 733731
Website : http://bpsmb-kaltimprov.com/
Email : bpsmb_kaltim@yahoo.co.id